Marrakech Pasar Tradisional Afrika
Marrakech Pasar Tradisional Afrika
Afrika selalu identik dengan sabana dan kehidupan binatang-binatang liar seperti yang banyak dimunculkan di televisi. Begitu jugalah apa yang ada di benak banyak orang ketika membayangkan benua Afrika. Benar memang jika di Afrika terdapat banyak taman nasional serta cagar alam, tapi Afrika pun sama seperti benua lainnya yang memiliki kehidupan modern.
Dibangun pada sekitaran abad ke-11, kota ini sebenarnya memiliki sebutan lain, yaitu Red City, ini tentunya dikarenakan warna merah mendominasi sebagian besar bangunan. Wisata bersejarah dan museum serta tidak lupa bangunan-bangunan arsitektur adalah keunggulan yang ditawarkan oleh kota ini. Secara keseluruhan, kota ini wajib masuk ke daftar destinasi selama di Maroko karena berikut ini adalah serangkaian obyek wisata yang akan menyenangkan hati Anda.
Taman Majorelle. Wisata ini adalah wisata tanaman yang termasuk paling komplit sebab jenis tanaman apa saja yang ada di dunia bisa ditemukan di tempat ini. Di taman ini jugalah wisatawan akan mampu memperoleh wawasan lebih dari museum seni Islam.
Pasar Tradisional Souks. Kalau berkunjung ke Maroko, maka jangan sampai melewatkan souvenir khas dari negara ini dengan mampir ke pasar tradisional satu ini. Barang yang diperdagangkan boleh ditawar dan proses tawar-menawar bisa dilakukan dengan bahasa Inggris karena para pedagangnya cukup fasih juga. Belanja di pasar ini juga makin mudah saja karena pedagangnya sudah memberikan label harga di setiap barang.
Masjid Koutobia. Meski tempat ibadah, namun masjid ini dikenal justru sebagai Eiffel-nya Maroko sebab masjid ini tidak seperti masjid pada umumnya. Terdapat lampu berwarna-warni menghiasi bangunan ini dan akan semakin indah bila pengunjung datang di malam hari. Keunggulan lainnya dari tempat ini adalah tamannya yang sangat rapi serta indah yang menjadi bagian dari halaman masjid ini. Tour Murah

Komentar
Posting Komentar